Indonesia Energy

Pemerintah Buka Lelang 8 WK Migas Tahap II 2026, Tujuh Ditawarkan Langsung

Peta wilayah kerja migas tahap II 2026

Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali membuka penawaran 8 Wilayah Kerja (WK) Migas Tahap II Tahun 2026. Dari delapan wilayah tersebut, 7 WK ditawarkan melalui Lelang Penawaran Langsung, sedangkan 1 WK melalui Lelang Reguler.

Delapan wilayah yang ditawarkan terdiri dari Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu, dan Leti Selatan. Luas masing-masing wilayah berada pada kisaran 4.676,26 km² hingga 11.226,09 km².

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman mengatakan penawaran tersebut menunjukkan Indonesia masih memiliki potensi migas yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan. Pemerintah juga membuka peluang bagi perusahaan migas dan penyedia teknologi untuk ikut mengembangkan wilayah kerja tersebut.

“Sektor energi Indonesia tengah memasuki era baru, era yang menuntut adanya keseimbangan, inovasi, dan kolaborasi. Kami berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan energi nasional melalui kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan dan peningkatan investasi di sektor hulu migas,” jelas Laode.

Dari sisi komitmen eksplorasi, WK Jago menawarkan kegiatan G&G serta akuisisi dan pemrosesan 3D seismic seluas 500 km². Mahesa dan Rafflesia masing-masing mencantumkan akuisisi dan pemrosesan 2D seismic sepanjang 1.000 km, sedangkan Belibis memiliki komitmen pengeboran 1 exploration well.

Sementara itu, Talu menawarkan skema Cost Recovery atau Gross Split dengan komitmen 3D seismic seluas 500 km². Manta memiliki komitmen 2D seismic sepanjang 1.000 km, sedangkan Palu mencantumkan 2D seismic sepanjang 300 km. Untuk Leti Selatan, yang ditawarkan melalui Lelang Reguler, kontraktor dapat melakukan akuisisi dan pemrosesan 3D seismic 250 km² atau 2D seismic 1.000 km.

Pemerintah juga menyampaikan sejumlah kebijakan dalam pengelolaan hulu migas, termasuk pilihan skema Cost Recovery maupun Gross Split, pemberian 10% FTP, 100% harga DMO, serta tidak adanya kewajiban relinquishment dalam tiga tahun pertama masa komitmen.

Untuk tujuh WK yang menggunakan Lelang Penawaran Langsung, akses Bid Document dibuka mulai 17 September hingga 31 Oktober 2026, dengan batas pemasukan dokumen partisipasi 2 November 2026. Sementara Leti Selatan memiliki periode akses Bid Document hingga 14 Januari 2027, dengan batas pemasukan dokumen pada tanggal yang sama.

No

Wilayah Kerja

Luas (km2)

Bentuk Kontrak Bagi Hasil

Minimum Komitmen Pasti 3 Tahun Pertama

Minimum Bonus Tanda Tangan (USD)

Mekanisme Penawaran

1.

Jago

8.487,61

Cost Recovery

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan Seismik 3D seluas 500 km²

200.000

Penawaran Langsung

2.

Mahesa

9.145,66

Cost Recovery

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan Seismik 2D sepanjang 1.000 km

200.000

Penawaran Langsung

3.

Rafflesia

9.027,74

Cost Recovery

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan Seismik 2D sepanjang 1.000 km

200.000

Penawaran Langsung

4.

Belibis

4.860,47

Cost Recovery

·   G&G

·   Pengeboran 1 Sumur Eksplorasi

200.000

Penawaran Langsung

5.

Talu

4.676,26

Cost Recovery atau Gross Split

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan seismik 3D seluas 500 km²

200.000

Penawaran Langsung

6.

Manta

8.498,81

Cost Recovery

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan seismik 2D sepanjang 1.000 km

200.000

Penawaran Langsung

7.

Palu

7.912,78

Cost Recovery

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan seismik 2D sepanjang 300 km

200.000

Penawaran Langsung

8.

Leti Selatan

11.226,09

Cost Recovery atau Gross Split

·   G&G

·   Akuisisi dan Pemrosesan seismik 3D seluas 250 km² atau 2D sepanjang
1.000 km

200.000

Reguler

Sumber: Kementerian ESDM.

Galeri :

chatgpt image jul 27, 2026, 12 12 31 pm

Stay Connected with IEI

    Discover industry updates, market insights, engineering knowledge, and opportunities that shape the future of energy.