Shell Kembali Lirik Investasi Hulu Migas Offshore Indonesia
Jakarta — Minat perusahaan energi global terhadap sektor hulu migas Indonesia kembali mendapat perhatian setelah manajemen pusat Shell menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya pada kegiatan offshore.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan antara manajemen Shell dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan Shell menunjukkan keseriusan untuk kembali memperkuat portofolio investasinya di sektor hulu migas Indonesia.
“Manajemen kantor pusat PT Shell menyatakan minatnya kembali berinvestasi sangat serius di hulu migas Indonesia, khususnya di offshore,” ujar Djoko dalam keterangannya.
Dalam pertemuan itu, Shell juga menyampaikan harapan agar pemerintah Indonesia memberikan dukungan terhadap rencana investasi yang akan dijajaki. Djoko mengatakan manajemen Shell turut menyampaikan salam kepada Menteri ESDM dan meminta dukungan pemerintah.
“Mereka titip salam hormat buat Pak Menteri dan memohon dukungan dari kita,” ungkapnya.
Ketertarikan Shell tersebut menjadi perkembangan baru setelah perusahaan sebelumnya memiliki keterlibatan dalam proyek hulu migas Indonesia. Salah satu proyek yang pernah menjadi bagian dari portofolio Shell adalah Lapangan Abadi di Blok Masela.
Shell kemudian memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut dengan melepas participating interest (PI) yang dimilikinya. PI tersebut selanjutnya diambil alih oleh Pertamina dan Petronas.
Kini, perusahaan kembali menunjukkan minat terhadap kegiatan hulu migas di Indonesia, dengan fokus yang disampaikan pada wilayah offshore. Pemerintah sendiri terus membuka peluang investasi untuk mendorong kegiatan eksplorasi dan produksi migas nasional.
Bagi sektor hulu migas, minat Shell tersebut menambah peluang masuknya investasi perusahaan energi global ke Indonesia. Khususnya, kegiatan offshore yang membutuhkan investasi dan kemampuan teknis dalam pelaksanaan eksplorasi maupun pengembangan sumber daya migas.
Sumber: SKK Migas dan TopBusiness.
Other News
Stay Connected with IEI
Discover industry updates, market insights, engineering knowledge, and opportunities that shape the future of energy.








