Searah Mulai Eksplorasi Ultra-Deepwater Bobara, Deep Value Driller Disiapkan untuk Sumur Redha-1
Deep Value Driller bersiap menjalankan kampanye eksplorasi ultra-deepwater di Bobara WK, Papua Barat.
Papua Barat — Eksplorasi migas di perairan Papua Barat semakin memasuki tahap operasional. Searah, perusahaan patungan Petronas dan Eni, menunjuk seventh-generation ultra-deepwater drillship Deep Value Driller untuk mengebor sumur eksplorasi Redha-1 di Bobara Working Area (WK).
Pengeboran ini akan didukung Eldorado Drilling dengan nilai kontrak sekitar US$58 juta untuk satu sumur. Ventura Offshore turut terlibat melalui layanan marketing dan operations management untuk pengoperasian Deep Value Driller selama kampanye pengeboran.
Bobara merupakan wilayah frontier dengan karakteristik operasi yang menantang. Area tersebut berada di lepas pantai Papua Barat dengan kedalaman air lebih dari 3.000 meter dan memiliki estimasi potensi sumber daya sekitar 6,8 miliar BOE (barrels of oil equivalent).
Wilayah kerja seluas sekitar 8.444,49 kilometer persegi itu diperoleh Petronas melalui 30-year PSC pada 2024. Struktur kepemilikannya kemudian berkembang setelah TotalEnergies dan Pertamina masuk melalui skema farm-in, masing-masing dengan porsi 24,5%, sementara Searah mempertahankan kepemilikan mayoritas sebesar 51%.
Sebelum masuk ke tahap pengeboran, kontrak Bobara memiliki sejumlah minimum exploration commitments. Dalam tiga tahun pertama, kegiatan mencakup tiga geological and geophysical studies, termasuk akuisisi dan pemrosesan sekitar 2.000 kilometer persegi 3D seismic data untuk memperkuat pemahaman terhadap kondisi bawah permukaan.
Redha-1 menjadi salah satu langkah utama untuk menguji prospek tersebut secara langsung melalui kegiatan pengeboran. Bagi Petronas, proyek ini juga memiliki arti khusus karena menjadi first operated deepwater well yang dibor perusahaan di Indonesia.
Dari sisi layanan pengeboran, Ventura Offshore menyebut kontrak ini mencakup sejumlah provisional sums untuk layanan tambahan. Perusahaan juga akan memperoleh operating fees dari layanan yang diberikan selama pelaksanaan proyek.
Dengan penggunaan drillship generasi terbaru dan kondisi operasi ultra-deepwater, pengeboran Redha-1 akan menjadi tahapan penting dalam menguji potensi hidrokarbon Bobara. Hasil eksplorasi ini selanjutnya dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai prospek pengembangan sumber daya migas di kawasan timur Indonesia.
Galeri :
Other News
Stay Connected with IEI
Discover industry updates, market insights, engineering knowledge, and opportunities that shape the future of energy.








