Indonesia Energy

Aslan Energy Capital Kembangkan MU CITY di Karimun, Kawasan Energi Bersih dan Digital Terintegrasi Senilai USD 2.3 Miliar

Picture by AI

Romania – Saipem telah menyelesaikan offshore installation campaign untuk production platform proyek Neptun Deep Gas Development di Black Sea, menggunakan kapal crane Saipem 7000. Pekerjaan ini mencakup instalasi jacket seberat sekitar 7.500 ton dan topside sekitar 9.000 ton untuk proyek yang dikembangkan oleh OMV Petrom dan Romgaz.

Saipem bertindak sebagai kontraktor Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC). Sebelum proses instalasi, steel jacket difabrikasi di Arbatax, Italia, sementara topside dibangun di Saipem Karimun Yard, Indonesia, yang menunjukkan peran Indonesia dalam rantai pasok proyek energi strategis berskala global.

Neptun Deep merupakan proyek offshore gas terbesar di Romania dengan nilai investasi hingga €4 miliar. Neptun Alpha platform akan beroperasi di kedalaman sekitar 100 meter – 1000 meter dan didukung oleh 10 production wells, 3 subsea production systems, serta gas export pipeline sepanjang sekitar 160 km menuju daratan. Setelah tahap instalasi selesai, proyek akan memasuki proses hook-up dan commissioning, dengan target mencapai first gas pada 2027.

Dengan estimasi recoverable gas reserves sekitar 100 miliar meter kubik (bcm), Neptun Deep diproyeksikan menjadikan Romania sebagai produsen gas alam terbesar di Uni Eropa, sekaligus memperkuat energy security kawasan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Source: https://www.saipem.com/en/saipem-worldwide-projects/neptun-deep-gas-development


Galeri : 

chatgpt image jul 27, 2026, 12 12 31 pm

Stay Connected with IEI

    Discover industry updates, market insights, engineering knowledge, and opportunities that shape the future of energy.

Karimun, Kepulauan Riau – January 2026

 

Perusahaan pengembang energi dan infrastruktur global Aslan Energy Capital mengumumkan pengembangan MU CITY (Karimun City), sebuah ekosistem industri dan teknologi generasi baru yang mengintegrasikan energi bersih, e-mobility, manufaktur canggih, serta infrastruktur digital berbasis kecerdasan buatan.

Pengembangan MU CITY dilakukan melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Karimun, dan dirancang sebagai salah satu proyek clean technology terbesar di Asia Tenggara dengan nilai investasi mencapai USD 2,3 miliar.

MU CITY akan dikembangkan di kawasan seluas ±4.000 hektare yang berlokasi di Pulau Belat dan Pulau Papan, Kabupaten Karimun. Lokasi ini dinilai sangat strategis karena berada di kawasan segitiga ekonomi Singapura–Malaysia–Indonesia, serta berdekatan langsung dengan jalur pelayaran internasional dan pusat ekonomi regional.

Pusat Energi Bersih dan Infrastruktur Digital Regional

MU CITY dirancang dengan basis pasokan energi terbarukan hingga 2 gigawatt (GW), yang akan mendukung kawasan industri, sistem transportasi ramah lingkungan, serta pengembangan pusat data berskala besar. Proyek ini juga diproyeksikan mampu menopang hingga 1,21 GW kapasitas hyperscale data center, khususnya untuk kebutuhan AI, cloud computing, dan digital services.

Dengan konsep terintegrasi, MU CITY akan menggabungkan tiga klaster utama pengembangan, yakni:

  • Clean Energy Hub, sebagai tulang punggung pasokan energi kawasan yang mencakup pembangkit surya skala besar, sistem penyimpanan energi (BESS), fasilitas LNG, pembangkit CCGT, serta infrastruktur energi rendah karbon.
  • Mobility & Advanced Manufacturing Hub, yang difokuskan pada pengembangan kendaraan listrik, manufaktur baterai, teknologi semikonduktor, dan industri hijau berorientasi ekspor.
  • AI & Digital Infrastructure Hub, yang menjadi pusat pengembangan data center dan ekosistem digital berbasis energi bersih.

Keberadaan ketiga klaster ini menjadikan MU CITY sebagai kawasan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri masa depan, sekaligus mendukung agenda transisi energi dan transformasi digital Indonesia.

Dorong Pertumbuhan Inklusif di Karimun

Selain berorientasi pada investasi dan teknologi, MU CITY juga mengusung pendekatan pembangunan inklusif. Proyek ini diproyeksikan menciptakan lebih dari 10.000 peluang kerja dan pelatihan bagi masyarakat lokal Karimun, termasuk program peningkatan keterampilan, pendidikan teknis, serta partisipasi ekonomi dalam rantai nilai proyek.

Pemerintah Kabupaten Karimun menyambut positif pengembangan MU CITY dan menilai proyek ini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Karimun sebagai gerbang industri dan energi bersih di wilayah barat Indonesia.

Dengan kedekatan geografis terhadap Singapura dan Malaysia, serta dukungan infrastruktur energi dan digital berskala besar, MU CITY diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan baru yang memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem energi bersih dan teknologi regional.

Source :

 

Source : https://www.linkedin.com/posts/aslan-energy-capital_cleanenergy-digitaltransformation-ai-activity-7398622142273212416-2K2v?utm_source=share&utm_medium=member_desktop&rcm=ACoAABuGPGUBhB7vZJROauq9-ovM53YR8ySFeHU